Bicara masalah percetakan yang sepertinya sudah usang di era digital, tapi sebenarnya tidak juga. Orang masih membutuhkan bentuk fisik yang bisa dipegang dan dibaca langsung ketimbang yang dilihat di layar monitor, baik di layar komputer atau ponsel.
Digital printing adalah proses perkembangan yang sangat panjang dari evolusi teknologi mesin cetak selama ratusan tahun. Mesin cetak pertama, diciptakan oleh penemu asal Jerman, Johannes Gutenberg (1406–1468) tahun 1440.
Bisa dikatakan, hasil cetakan tetap dibutuhkan meski tidak semasif masa lalu.
Dulu orang mencetak sesuatu harus dengan kuantitas atau jumlah yang sangat banyak, setidaknya 2000 eksemplar sekali cetak. Ini dikarenakan biaya dan ongkos mesin cetak yang relatif mahal dan untuk meringankan biayanya dicetak dalam jumlah yang banyak.
Di masa sekarang, hanya 1 eksemplar pun bisa dilakukan dengan perkembangan zaman. Digital printing memudahkan proses pencetakan tersebut dengan biaya yang relatif tidak mahal.
Di sini kami akan membantu Anda dalam produk digital printing yang diinginkan, tanpa batasan eksemplar. Mau 1 eksemplar sekali pun tetap bisa dibuatkan untuk Anda.
Jangan ragu untuk menghubungi kami segera.






